Breaking News

MEDIA INDONESIA GELAR PELATIHAN JURNALISTIK

SEKOLAH Jurnalisme Media Indonesia (SJMI) menyelenggarakan pelatihan jurnalistik untuk mahasiswa di Kantor Media Group Kedoya, Jakarta Barat, kemarin. Acara diikuti 12 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pelatihan itu merupakan yang pertama bagi mahasiswa. Sebelumnya, SJMI lebih banyak menyelenggarakan pelatihan untuk umum. "Kita kali ini ingin mencapai pembaca muda kita. Tujuannya agar mahasiswa mendapatkan informasi mengenai jurnalisme dari profesional yang sudah lama menjadi jurnalis," ujar ketua pelaksana pelatihan dari SJMI, Alex Anindito.

Pemateri pada pelatihan tersebut antara lain Pemimpin Redaksi Medcom.id dan Metrotvnews.com Abdul Kohar, Redaktur Media Indonesia Eko Suprihatno, dan fotografer Media Indonesia Rommy Pujianto.

Abdul Kohar memberikan materi tentang manajemen media massa. Bahasannya mencakup pentingnya bagi jurnalis untuk bersifat adaptif dan responsif serta terbuka secara pikiran, terutama saat menghadapi perubahan dalam jurnalisme. "Yang penting juga adalah menggauli ide-ide besar dan mencintai detail," katanya.

Menurutnya, seorang jurnalis juga perlu bersikap skeptis, ragu-ragu, dan tidak mudah percaya. Dengan demikian, seorang jurnalis akan selalu memverifikasi informasi yang didapat. Tugas jurnalis ialah mencari kebenaran.

Sementara itu, Eko Suprihatno kepada peserta menerangkan penulisan berita, seperti menentukan kelayakan suatu berita untuk diketahui khalayak. Selain itu, materinya mencakup cara menetapkan sudut pandang yang menarik, dengan penulisan judul, awal berita, dan tubuh berita sesuai dengan etika jurnalistik.

Berikutnya fotografer Rommy Pujianto menjelaskan cara pengambilan gambar yang berisi informasi sesuai dengan berita. (*/HI)

***

Halaman